Ingin Membuat Septic Tank yang baik? Perhatikan Beberapa Hal Ini!

Setiap rumah pasti membutuhkan septic tank untuk menampung segala limbah rumah tangga yang setiap hari selalu bertambah. Keberadaan septic tank ini tentu sangat penting sekali demi kelancaran perairan rumah tangga. Membuat septic tank tidak boleh dilakukan sembarang. Berikut ini akan disajikan informasi mengenai hal-hal penting dalam membuat septic tank yang baik.

1. Memahami Ukuran Tempat Penampungan Limbah

Ukuran tempat penampungan ini harus disesuaikan dengan orang yang tinggal di dalam rumah. Semakin banyak jumlah orang yang ada di dalam rumah, maka septic tank yang dibuat juga semakin besar. Hitunglah perkiraan air yang akan dipakai setiap orangnya sehingga dapat dihitung secara total jumlah volume airnya.

Pemilik rumah harus pandai dalam memperkirakan berapa kira-kira volume air yang akan masuk ke dalam septic tank setiap harinya. Hal tersebut akan berpengaruh pada pemilihan ukuran dari septic tank. Menentukan ukuran ini sangat penting agar septic tank tidak mudah penuh dan mengalami kerusakan parah.

septic tank

2. Memilih Ukuran Pipa

Air tidak akan masuk begitu saja ke dalam septic tank tanpa ada bantuan dari pipa. Tidak dapat dipungkiri bahwa ukuran pipa juga tidak kalah pentingnya karena dapat membantu kelancaran masuknya air ke dalam septic tank. Ukuran pipa yang dianjurkan untuk WC adalah 4 inch agar tidak ada sumbatan yang akan menghambat laju air.

Pipa yang dipilih sebaiknya bentuknya lurus dan tidak banyak kelokan agar tidak ada kotoran yang tersangkut. Pemasangan dari pipa juga harus memperhatikan tingkat kemiringannya agar air tidak sulit untuk bergerak ke dalam septic tank. Hal yang harus diperhatikan dalam membuat septic tank yang baik ini tidak boleh ditinggalkan begitu saja.

Artikel lainnya:  Sederhana dan Efektif! Inilah Cara Mengatasi Septic Tank Mudah Penuh

3. Menentukan Jenis Septic Tank

Septic tank memiliki 2 jenis yaitu versi yang tertutup dan terbuka. Keduanya bisa dipilih sesuai dengan kebutuhannya. Biasanya untuk jenis limbah padat menggunakan septic tank versi tertutup, sedangkan limbah cair menggunakan jenis septic tank yang terbuka. Jenis septic tank yang terbuka biasanya diterapkan pada daerah yang memiliki lahan luas seperti di perkampungan.

Septic tank yang memiliki penutup bagian atasnya biasanya di cor menggunakan beton, sedangkan bagian bawahnya memanfaatkan semen dan keramik. Bagian bawah yang dijadikan sebagai resapan air dibiarkan beralas tanah agar airnya dapat meresap secara sempurna ke dalam tanahnya. Jenis septic tank ini cocok diterapkan pada perumahan yang padat lahannya.

4. Memiliki Jarak yang Cukup Dengan Sumur Air Bersih

Pembuatan septic tank tidak boleh berada dekat dengan air sumur bersih, karena akan mengakibatkan airnya bercampur dengan limbah. Buatlah jarak yang pas agar air sumur bersihnya aman. Minimal jarak yang diambil adalah 10 meter dan apabila lebih itu lebih baik. Jarak yang semakin jauh akan meminimalisir air limbah untuk masuk ke dalam sumur yang bersih.

5. Proses Pemasangan

Memasang septic tank ini bukanlah perkara yang sulit asalkan tertib dalam melakukannya. Mulanya, harus membuat lubang terlebih dahulu dengan panjangnya 2,2 m, lebar 1,3 m, dan kedalamannya 1,5 m. Poin penting selanjutnya yang harus diperhatikan adalah mencari tempat yang posisinya tegak lurus supaya tidak sulit dalam menanganinya.

 

Demikianlah informasi mengenai hal yang harus diperhatikan untuk membuat septic tank yang baik. Jalan pintas yang sangat praktis untuk membuat septic tank adalah dengan memanggil jasa yang memang ahli dibidangnya. Pastikan juga memilih septic tank yang ramah lingkungan agar tidak mencemari tanah dan lingkungan sekitar. Pada situs  https://www.suryafibertek.co.id/septic-tank-biotech/ terdapat produk septic tank yang bisa dipilih sesuai kebutuhan. 

Artikel lainnya:  Sederhana dan Efektif! Inilah Cara Mengatasi Septic Tank Mudah Penuh